Islamisasi Sains

Apakah sains selama ini netral ? Tidak !! jika dirunut sampai mendalam maka sains saat ini tidaklah netral. Ilmu mekanika dalam fisika jika ditelusuri sampai ke akarnya akan mengantarkan bahwa Tidak ada Tuhan di Alam ini (atheis). Begitu jua dengan ilmu kedokteran, ketika kita sudah percaya bahwa dokter bisa menyembuhkan berarti kita sudah syirik karena yang dapat menyembuhkan hanyalah Allah SWT semata. Dan ketika kita hanya mengandalkan kesehatan dari dunia kedokteran saja, kita sudah atheis, kita menganggap bahwa ilmu tersebut (kedokteran) sudah mampu menjawab semuanya tanpa campur tangan pihak lain (Tuhan), dan akhirnya kita menyimpulkan bahwa tidak ada Tuhan di alam ini karena semuanya sudah dapat diselesaikan oleh ilmu pengetahuan. Maka dari itu, sains perlu diislamkan. WorldView of science perlu di ubah dari atheis ke islam. Kita tidak boleh separuh-separuh, di satu sisi kita islam yang taat namun di sisi lain (sains) ternyata kita atheis.

Dasar-dasar sains Islam:

1. Ontologi: Q.S 69:38-39
Q.S 30:212.
2. Aksiologi: Q.S 03:191
Q.S 35:283.
3. Epistomologi Q.S 16:78
Q.S 2:185


Nantinya, bukan tidak mungkin akan keluar konstanta-konstanta islam dalam ilmu pengetahuan. Apakah anda tetap teguh dengan sains sekarang ini yang notabene adalah atheis? ataukah anda ingin menjadi pendobrak kemunculan sains islam ???

Leave a Reply | Tinggalkan Komentar..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s